"Pangkalan
mereka itu tidak ada sangkut pautnya dengan Papua apalagi untuk
mengontrol Freeport," tegas Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.Depok. PANGLIMA TNI Laksamana Agus
Suhartono membantah kabar yang menyebutkan, bahwa pembentukan pangkalan
militer Amerika Serikat di Darwin Australia adalah untuk mengawasi dan
mengontrol Pemerintah Indonesia dan PT Freeport di Papua.
"Presiden Obama dan Perdana Menteri Australia telah menjelaskan
kepada saya pada saat KTT Asean di Bali kemarin, bahwa pangkalan mereka
itu tidak ada sangkut pautnya dengan Papua apalagi untuk mengontrol
Freeport," tegasnya saat ditemui di Makostrad TNI Cilodong, Depok, Senin
(21/11).
Menurutnya, penempatan pasukan marinir AS itu bertujuan untuk
memberikan tempat kepada pasukan AS yang ditarik dari beberapa negara,
seperti di Timur Tengah dan Asia Tenggara. Yang kedua, pasukan tersebut
ditugaskan untuk membantu negara Asia Tenggara dalam menanggulangi
masalah bencana alam.
"Itu alasan mereka, tetapi yang perlu diingat adalah kita sebagai
bangsa yang berdaulat akan tetap mencermati dan mengevaluasi keberadaan
mereka di Darwin. Ini pun sudah kita diskusikan mengingat program mereka
baru akan berjalan awal tahun 2012 dan akan berakhir pada 2017,"
ungkapnya.
Sementara, saat ditanya apakah keberadaan pasukan AS di Darwin akan menganggu blueprint pertahanan Indonesia, Panglima TNI mengatakan, "sementara ini tidak ada, mengapa begitu? Karena blueprint kita disusun berdasarkan capability displaning, artinya selain memperhatikan ancaman kita juga memperhatikan faktor kemampuan keuangan negara.” (am/aw/ads)

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut kasus suap Wisma Atlet yang diduga melibatkan...
Read more...KEBIJAKAN bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi semakin simpang siur. Mendekati tenggat pelaksanaan...
Read more...Nigeria bergejolak, malah ada yang mau mengadakan revolusi, setelah pemerintah mencabut subsidi...
Read more...Setelah berulang kali melontarkan gagasan pembatasan BBM bersubsidi, pemerintah kali ini...
Read more...Pemberian sejumlah uang dari PT Freeport terhadap aparat keamanan menjadi indikasi kuat...
Read more..."Pangkalan mereka itu tidak ada sangkut pautnya dengan Papua apalagi untuk mengontrol Freeport,"...
Read more...Jakarta. Menyikapi tertembaknya Riyadhus Solihin, seorang guru ngaji di Sidoarjo, Jawa...
Read more...PEMILU 2014 masih dalam hitungan tahun. Masa kampanye juga masih jauh dari hitungan hari....
Read more...Perombakan Kabinet Indonesia Bersatu II selesai sudah. Hiruk pikuk dan drama selama tiga...
Read more...Perombakan kabinet telah disulap menjadi pertunjukan. Tidak ubahnya tonil. Audisi calon wakil...
Read more...