|
Sembilan Ketidak-otentikan Yudhoyono |
|
|
|
Selasa, 09 Maret 2010 |
|
Mengapa
dalam beberapa bulan terakhir dinamika politik Indonesia berkembang
dengan begitu mencemaskan? Beberapa kasus, seperti kriminalisasi
terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Bibit Samad Rianto dan
Chandra M Hamzah) serta Bank Century, tak terkelola secara layak.
|
|
Read more...
|
|
|
Melihat Potensi Efek Beragun Aset KPR |
|
|
|
Senin, 25 Januari 2010 |
|
Mortgage-Backed
Securities atau Efek Beragun KPR di banyak negara maju telah berkembang
sehingga memiliki porsi nilai pasar yang besar dalam pasar keuangan
mereka. Di Indonesia, MBS mulai dirintis dalam bentuk Efek Beragun Aset
Kredit Pemilikan Rumah.
|
|
Read more...
|
|
|
Peluang Indonesia Melerai Konflik |
|
|
|
Rabu, 02 Desember 2009 |
|
Indonesia negara mayoritas
muslim yang sekaligus menjadi anggota G-20 memiliki kesempatan untuk perdamaian
dunia khususnya negara-negara Timur Tengah. Presiden
SBY untuk makin meningkatkan peranannya dalam upaya perdamaian baik di kawasan
maupun di dunia.
|
|
Read more...
|
|
|
Integrasi Indonesia-Malaysia |
|
|
|
Selasa, 13 Oktober 2009 |
|
Klaim seni-budaya dan teritorial selain masalah
TKI menjadikan hubungan Indonesia-Malaysia memanas dari waktu ke waktu.
Saat tertentu masalah ini mereda atau diimpit isu lain, tetapi muncul
lagi pada saat lain.
|
|
Read more...
|
|
|
Babak Baru Kebijakan Subsidi Pupuk |
|
|
|
Senin, 14 September 2009 |
|
Pemerintah
merencanakan pengurangan subsidi pupuk dari Rp 18,4 triliun (0,3 persen
dari produk domestik bruto/PDB) tahun 2009 menjadi Rp 11,3 triliun (0,2
persen PDB) tahun 2010. Penurunan subsidi ini lebih banyak karena ada
rencana kenaikan harga eceran tertinggi pupuk sekitar 80 persen.
Peningkatan yang sangat signifikan bagi petani.
|
|
Last Updated ( Senin, 14 September 2009 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>
|
| Results 1 - 9 of 39 |