| Pemilu Legislatif Ditunda; Afghanistan Tangani Keamanan pada 2011 |
| Senin, 25 Januari 2010 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Kabul-Pasukan Afghanistan diharapkan mampu menangani
keamanan di beberapa propinsi pada awal 2011, kata rancangan pernyataan
tentang masa depan Afghanistan, yang akan diungkapkan pada muktamar
antarbangsa di London pada pekan ini. Rancangan itu, yang salinannya diperoleh kantor berita Inggris, Reuters
pada Minggu (24/1), menyatakan Afghanistan dan masyarakat antarbangsa
akan menyetujui kerangka penyerahan keamanan negara tersebut kepada
tentara Afghanistan, dengan langkah dimulai pada tahun ini. Kesepakatan itu menekankan usaha membujuk pejuang Taliban meletakkan senjata, menjamin Afghanistan membentuk lembaga untuk mencapai pejuang, dan masyarakat internasional membiayai kegiatan penyatuan kembali. Donor internasional akan bertekad menyalurkan tambahan bantuan mereka lewat pemerintah Afghanistan dan memberikan keringanan utang bagi Kabul, walaupun angka pasti masih kosong di rancangan tersebut. Afghanistan juga akan membuat pranata terbuka untuk mengelola bidang pertambangan dan sumberdayanya, keduanya mampu menghasilkan uang besar untuk ekonomi Afghanistan, yang tergantung pada bantuan. Pemerintah Afghanistan berencana menawari pejuang Taliban uang dan pekerjaan untuk mengembalikan mereka ke kehidupan warga sipil dan menjauhkan mereka dari pemimpin Taliban. Dalam wawancaranya dengan jaringan berita Inggris, BBC pada akhir pekan lalu, Presiden Afghanistan Hamid Karzai menyatakan sejumlah negara besar, termasuk Amerika Serikat, akan mendukung pendanaan rencana membujuk pemberontak Taliban itu meletakkan senjata dan kembali ke masyarakat. Yang kita dekati itu akan dibekali kemampuan bekerja, mencari
pekerjaan, perlindungan dan kembali membangun kehidupan di
masyarakatnya, katanya. Ia juga yakin pada masa depan Afghanistan dengan memperkirakan bahwa dalam lima tahun, negaranya mampu mengendalikan keamanannya serta melawan korupsi dan obat terlarang. Tunda Pemilu Pihak berwenang pemilihan Afghanistan akan menunda Pemilu parlemen negara yang dirundung kesulitan itu dari Mei menjadi September, kata seorang pejabat pemilihan, Minggu (24/1). Komisi Pemilihan Independen Afghanistan (IEC) sebelumnya mengatakan, bahwa pemungutan suara itu sedianya akan dilakukan pada 22 Mei, tanggal yang dikehendaki oleh konstitusi Afghanistan. Namun seorang pejabat senior - yang minta tak disebut namanya -
mengatakan kepada AFP, pemungutan suara itu ditunda sampai 18 September.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Last Updated ( Senin, 25 Januari 2010 ) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||